6 Lagu Kodaline yang Cocok Menemanimu Saat Patah Hati

 

Sumber ilustrasi: medium

Sometimes, music is the best cure ever

Olaaa!

Semoga siapa pun yang lagi baca tulisan ini, sekarang dalam keadaan baik-baik fisik, mental, dan jiwanya *peluk satu-satu dari jauh* 😊

Enggak usah opening yang panjang dan membuat pening, langsung saja! Di tulisan kali ini jiwa sok tauku soal musik lagi bangun dari mati surinya, jadi aku mau berbagi sama kalian lagu-lagu terbaik dari Kodaline yang bisa jadi teman baik buat menemanimu waktu patah hati. Kamu lagi jatuh cinta? Ya sudah jangan dilanjutin bacanya, tapi nanti kalau patah hati balik ke sini ya? 

Baidewey, Kodaline ini salah satu band favorit aku, berasa soulmate pokoknya sama mereka, tapi aku yakin pasti enggak semua orang pernah dengar nama Kodaline atau kenal mereka, so let me introduce them first!

Sumber foto: Google

Mengutip dari berbagai sumber di internet, semua kompak mengatakan bahwa Kodaline adalah band yang berasal dari Irlandia beranggotakan empat laki-laki. Steve Garrigan sebagai vokalis, Mark Prendergast sebagai gitaris atau melodi, Jason Boland atau yang akrab disebut Jay sebagai bassist, dan Vincent May atau yang akrab disebut Vinny sebagai drummer. Kodaline bukanlah nama awal mereka, sebelumnya mereka memakai nama 21 Demands yang terbentuk pada 2005 dengan format band rock. Kemudian, pada 2012 mereka memutuskan mengganti nama mereka menjadi Kodaline, sejalan dengan perubahan pada musik mereka. Kini mereka memainkan berbagai genre seperti pop indie, rock indie, folk indie, dan alternatif rock, tapi lebih banyak folk indie. Pada tahun yang sama juga, Jay baru bergabung bersama Kodaline. Sedangkan, tiga personel lainnya adalah personel tetap sejak 21 Demands, bersama satu orang lain yang kemudian digantikan Jay.

Oiya, ini penulisan bukan pakai sistem ranking dari yang terbaik sampai yang biasa saja. Semua bobotnya sama, tergantung lagu mana yang paling cocok dan relate dengan suasana patah hatimu. Check it out!

  • All I Want

Kalau kamu lagi patah hati karena ditinggalkan orang yang kamu cintai, tanpa pamit apalagi. Atau kamu ditinggalkan oleh orang yang sebelumnya sih bilang cinta juga sama kamu, eh tapi ternyata ninggalin, nah All I Want ini bakal sangat cocok sama kamu.

INI ADALAH LAGU KEBANGSAAN BAGI ORANG-ORANG PATAH HATI. Terutama bagi jiwa-jiwa yang ditinggalkan begitu saja. Patah hati yang membuat kita berpikir: sebetulnya aku ini layak dicintai enggak sih? Aku kurang apa?

Kalau liriknya sih sebetulnya enggak banyak ya, liriknya singkat, tapi padat. Saking padatnya kalau diresapi bisa bikin nangis. Sueeer. 

But if you loved me
Why'd you leave me?
Take my body
Take my body

Buat sebagian dari kalian yang suka nonton film, mungkin sudah akrab sama lagu ini, karena lagu ini pernah dipakai sebagai soundtrack dari film The Fault in Our Stars. Itu loh, film yang bisa bikin kamu nangis bombay atau tiba-tiba sedih kebawa emosi dari filmnya. Ngaku deh!

Nih aku kasih video klipnya yang disertai film pendek yang terbagi dua bagian, ini bagian pertama. Bagian keduanya coba cari sendiri deh, biar kamu enggak penasaran bagaimana akhir ceritanya si laki-laki ini, ehehe.


  • Talk

Berani taruhan kamu pasti belum pernah dengar lagu yang satu ini! Untuk lagu yang kedua ini, sangat tepat buat kalian yang merasa sudah terlambat atau enggak ada waktu lagi buat ngomongin perasaan kalian ketika masih menghabiskan waktu bersama. Jadi, dalam kepatahhatian itu akhirnya sampai pada titik di mana kalian harus merelakan kata-kata yang bahkan belum sempat tersampaikan, yang harusnya kalian sampaikan sejak dulu, tsaahhh. Sedih, Gaisss 😭

#FYI, Talk adalah salah satu single yang masuk ke dalam album In A Perfect World yang merupakan album studio pertama Kodaline. Total ada sebelas lagu di dalam album yang dirilis pada 14 Juni 2013 tersebut.

The crowds in my heart they've been calling out your name
Now it just don't feel the same
Guess it's over, yeah we're done


  • Moving On
Judulnya sih progresif ya, tapi jangan salah! Kalau kalian sudah dengar, kalian akan paham di mana titik yang bisa bikin kalina mendadak bertanya sama diri sendiri: apakah aku masih sakit hati? Apakah aku sudah memaafkan? Apakah aku sudah ikhlas?

Jadi, sebetulnya ini adalah lagu yang cocok jika kalian masih dalam perjalanan move on, bukan baru mulai ya, tapi kalian sudah mengusahakan, hanya saja memang belum berhasil. Bahkan di liriknya pun dengan jelas disebut bahwa mantannya sudah bahagia dengan hidupnya yang baru dan si "aku" dalam lagu ini pun berharap kalau suatu hari ketika mereka bertemu lagi, tetap bisa bicara satu sama lain dan bernostalgia waktu masih bersama. Waduh, kedengarannya sih riskan ya, hahaha.

It's funny why but it still bothers me
I know it's been so long but I did not expect to see oh how beautiful you are
I guess that all that time apart has done you well
But hey I wish you all the best and maybe someday we might even meet again

Single ini datang dari album studio kedua mereka yang bertajuk Coming Up For Air yang rilis pada 9 Februari 2015.


  • Pray
Masih dari album studio pertama nih, salah satu lagu yang mungkin juga masih asing bagi kalian. Untuk yang satu ini bakal cocok kalian dengar kalau mengalami patah hati karena ditinggalkan, bisa ditinggalkan dalam keadaan masih di dunia ataupun ditinggalkan untuk berpindah dunia. Terlebih kalau ditinggal saat masih sayang-sayangnya, saat masih banyak kenangan yang fresh di kepala. Rasa kehilangan yang amat besar yang membuat dunia serasa luluh lantak dan tak berdaya akan membuatmu terhanyut ke dalam emosi yang dihadirkan lagu ini. Saking masih sayangnya, kebiasaanmu pun enggak berubah. Kamu masih selalu setia mendoakannya dan berharap kamu didoakan balik olehnya.

Aku kasih bocoran liriknya nih!

How many nights do you lie dreaming?
I'm counting the days since you went away
When I lost my heart, life lost all meaning
What I would give to see you again
I'll pray for you
Do you pray for me?


  • High Hopes

Mungkin untuk kalian yang pernah mendengar lagu ini dan memahami makna liriknya akan heran, mengapa lagu ini termasuk dalam daftar? Jadi, menurutku kenapa lagu ini bisa cocok juga adalah karena di dalamnya ada cerita yang menjadi fase dari patah hati. Ketika merasa patah hati dengan keadaan, yang rasanya tidak pernah berpihak padamu sampai akhirnya kamu memilih menyerah. Namun, tidak lama kemudian ada hal yang membuatmu sadar bahwa seburuk apa pun patah hatimu, dunia tetap berjalan seperti biasa, dan saat itu pula kamu menyadari bahwa kamu masih punya harapan. Kalau kamu melihat video klipnya, maka kamu akan paham dengan yang kumaksud.

I remember it now, it takes me back to when it all first started
But I've only got myself to blame for it, and I accept it now
It's time to let it go, go out and start again
But it's not that easy

Single yang bersaing ketenarannya dengan All I Want ini juga berasal dari album In A Perfect World, biasanya kalau sudah dengar All I Want, pasti lagu berikutnya adalah High Hopes. Meski sebetulnya dari segi lirik, High Hopes lebih punya makna yang sedikit menghibur atau positif, tapi instrumen di lagu ini membuat pendengar akan merasa bahwa kedua lagu ini jadi kombo yang pas untuk didengar saat mood sedang mellow. Lain daripada kelima lagu di daftar ini, High Hopes sebetulnya justru menjadi lagu yang pas didengar ketika kamu mulai sadar bahwa patah hatimu tidak selalu buruk dan kamu sadar kamu masih punya harapan untuk dilanjutkan.


  • Temple Bar
Patah hati mungkin bukan peristiwa yang terjadi dalam hidupmu belakangan, tapi ternyata masih ada saat-saat di mana rasa sakitnya kembali. Ada masa-masa kalian terkenang dengan peristiwa lama yang kadang membuat kalian merasa kosong atau hampa. Terlebih kalau kalian melihat bahwa orang yang pernah bersama kalian sudah menjalani hidup barunya dengan mapan dan bahagia. Sesekali perasaan hampa itu tiba-tiba muncul menghantui. Maka, lagu ini akan sangat cocok untuk kamu dengar, ketika kadang-kadang rasa "patah hati" di masa lalu muncul ke permukaan. 

Kalau dari instrumennya, sebetulnya enggak akan semellow All I Want, tapi cenderung santai. Oleh karena itu, menurutku sendiri lagu ini memang punya sensasi "healing", apalagi kalau kita dengar dalam suasana santai di tengah hutan atau di mana pun tempat yang bagi kalian juga cocok untuk "healing". Percayalah, patut dicoba! 

#FYI, Temple Bar sebetulnya adalah sebuah nama kawasan terkenal di kota Dublin yang berisi tempat-tempat hiburan malam, yang juga menjadi salah satu destinasi para turis yang berkunjung ke sana. Lagu ini adalah bagian dari album Politics of Living yang rilis pada tanggal 28 September 2018.

Like a frame without a picture
Like God without a scripture
Like me when I know you're gone
Tell me where did it all go wrong


WOAHHHHHHHHHHH!

Akhirnya sampai juga di penghujung tulisan. Aku harap rekomendasiku ini bisa tepat untuk sebagian yang baca, karena aku yakin pasti enggak semua yang baca bakal cocok sama musik atau lain-lainnya sesuai yang kurekomendasikan. At least i've tried ya. Kalau kalian suka boleh dong dibagi tau ke teman-teman kalian, kalau enggak suka, bagi tau aku saja ya 🙆

Sampai jumpa di tulisan berikutnya! 

Ciaooo! 🙌



Komentar

Postingan Populer