Abad 21 : Ketika Uang Menjelma Doraemon

Era kekinian, barangkali sebutan itu lebih enak di telinga untuk menyebut masa kini. Masa dimana hampir setiap hal yang muncul atau hidup kembali menjadi trend, hits dan kekinian. Perkembangan teknologi memicu pula perkembangan media sosial dan kemajuan dalam berkomunikasi, sehingga hal itu berdampak pada apa yang muncul di sekitar kita. Misalnya saja, di jalan mawar ada cafe baru dengan interior dan makanan yang sedemikian rupa, dalam hitungan jam saja orang dari belahan dunia mana pun bisa tau kehadiran cafe tersebut. Nah ini dia fenomena #kekinian. menurutmu apa yang paling #kekinian saat ini?

Baiklah, kalo menurutku sendiri yang paling #kekinian itu ya GO-JEK dan Go-Food. Siapa yang tak pernah mendengar dua kata itu? ah..kuper!

waaah... sudah satu juta orang yang mendownload, kamu termasuk?

Hayo siapa belum punya aplikasi GO-JEK di smartphonenya? YA. Saya sendiri. Tenang aja, nggak dosa kok kalo belum punya. Barangkali dalam kurun beberapa minggu terakhir keyword yang paling ramai dicari di playstore adalah GO-JEK. Salah satu sarana baru yang bisa diakses melalui smartphone dengan hanya menginstall aplikasinya.

Sudah nggak perlu capek-capek jalan beberapa meter buat nemu tukang ojek di pengkolan di bawah terik matahari yang makin membakar kulit setiap harinya, tinggal tuk-tuk-tuk-tuk-tuk-klik, lima menit kemudian sudah ada yang datang di tempat yang diminta dengan menggunakan jaket dan helm khas, siap mengantar kalian yang memesannya kemanapun, dialah GO-JEK.


Jujur, aku sendiri yang belum pernah pake GO-JEK nggak benar-benar tahu seperti apa kenyamanan fasilitas yang diberi GO-JEK. Tapi, seorang kawan yang mengaku sudah pernah menggunakan jasa GO-JEK, selain saat promo masih murah, katanya sih nggak ngawur gitu kalo di jalan, dapat bonus masker, dan saking jujurnya, dengan agak tersipu dia katakan  “driver GO-JEK itu wangi”....aku pun refleks tertawa, barangkali benar. Biasanya tukang ojek pengkolan, sedikit bau matahari dan bau-bau yang lain. Dan, baru ku tahu juga kalo di aplikasi GO-JEK itu sendiri, kita bisa milih driver sesuai keinginan dan selera kita dengan melirik foto profil masing-masing driver, hmm semacam modus baru dalam cari jodoh.

Terlepas dari banyaknya pemberitaan mengenai izin yang 'katanya' masih belum jelas, tapi banyak orang yang justru merasa 'dinyamankan' dengan kehadiran mereka, banyak kemudahan yang didapat, serta akses yang mudah. Semakin hari pun penggunanya bukan semakin berkurang, justru meningkat.

Fasilitas-fasilitas yang disediakan GO-JEK

Fasilitas-fasilitas lainnya dari GO-JEK


Setelah GO-JEK lahir, yang mulai masuk ke #kekinian selanjutnya adalah GO-FOOD. Ya bisa dibilang semacam aji mumpung juga sih ya, Go-food pun tampaknya mulai menunjukkan keeksisannya, ditambah makin banyak orang malas di Indonesia. Nggak heran, kalo misalnya nih 10-20 tahun ke depan banyak orang obesitas, stroke, dan penyakit kronis lainnya yang memenuhi daftar penyakit pasien di suatu rumah sakit. Itu kemungkinan buruknya.

Bukan hal yang mustahil kan, sekarang segalanya sudah sangat mudah didapatkan dengan hanya mengutak-atik smartphone,  membuka dompet, melayangkan uang, dan membuka pintu rumah, taraaaa...makanan sudah di tangan. Selamat! hidup kalian akan jauh lebih mudah dan akan sengsara di dasawarsa berikutnya.

Kalo malas masak dan pengen yang cepat tinggal pesan lewat Go-food, kalo malas keluar buat beli makan di luar tinggal pesan lewat Go-food, kalo sibuk banget sampai-sampai nggak sempet jalan ke tempat makan tinggal pesan lewat Go-food, lama-lama pun nganggur aja tinggal pesan Go-food.

Nah, kalo hal ini jadi kebiasaan sehari-hari, banyak orang yang makin mager alias males gerak, padahal olahraga pun udah jarang, sok-sok berangkat ke Car Free Day tapi ujung-ujungnya cuma cari background buat selfie. Gimana pada akhirnya peredaran nggak lancar dan akhirnya menumbuhkan bibit penyakit?


Bukan berarti pake jasa Go-food salah, tapi bolehlah intensitasnya tidak terlalu sering, karena perlu dipikirkan juga yang namanya kelebihan-kekurangannya, jadi nggak asal pake, tapi tetap ada yang namanya pertimbangan. hey, kesehatanmu perlu diperhatikan juga lho!

Mudahnya akses dalam segala hal tentunya harus melalui pertimbangan yang matang, salah-salah kita sendiri yang rugi dan menderita akibat perhitungan yang nggak tepat. Tetap waspada juga dengan apapun yang ada di sekitar kita, karena bisa jadi di tengah-tengah kenyaman kita terhadap fasilitas yang ada bisa dimanfaatkan oleh orang-orang yang nggak bertanggung jawab. 

Sampai jumpa di tulisan berikutnya! 

Komentar

Postingan Populer