#Meracau (2)

Aku tidak tau seperti apa dirimu ketika jatuh cinta. Menjadi bodohkah, konyolkah, atau hanya pura-pura tidak sedang jatuh cinta. Akhir-akhir ini tingkahmu aneh. Kamu sering atau selalu melakukan “A”, tapi kamu tidak mau dituduh “A”. Bahkan, sebelum aku mengatakan apa pun. Kamu mendeklarasikan diri bahwa kamu tidak melakukan “A” atau tidak bermaksud melakukannya. Bahkan, sebelum tuduhan itu kamu terima. Kemudian, menegaskannya tidak hanya sekali atau dua kali.

Sejujurnya bagiku kamu tidak perlu melakukan itu, karena semakin sering kamu mengaku sebaliknya, semakin yakin pula aku bahwa kamu memang melakukan itu. Retorikamu itu mudah terbaca olehku. 
Lantas, apakah salah? Tidak. 
Sebab, kamu manusia dan aku memahaminya.

Komentar

Postingan Populer